Dear Larry,
Sumbang saran ya dan maaf sebelumnya jika informasi yang saya sampaikan sudah pernah diketahui sebelumnya.
Dikantor yang lama, saya pernah mendapat tugas ini dari pimpinan saya, dengan maksud untuk efisiensi pemakaian supplies kantor dan kebetulan untuk memenuhi semua kebutuhan printer dari semua divisi, saya men-set sebuah ruang/area printer dengan menggunakan jet direct untuk men-support printer Deskjet dan Laser. Setelah coba mengumpulkan informasi dari semua supplier yang ada, ternyata tidak didapat suatu jawaban yang memuaskan, bila hal yang pimpinan saya maksudkan itu untuk diotomatisasi. Kenapa? Karena berawal dari apa yang akan kita hasilkan/ output printernya. Contoh, untuk sebuah printer Deskjet, yang digunakan mayoritas untuk print warna up to A3 paper, bila ada 1 user yang menggunakan warna dominan kuning, maka disaat warna kuningnya habis, satu set tintanya tidak bisa digunakan kembali, karena untuk tinta warnanya tidak dalam cartridge terpisah (model HP Deskjet 1125 dan 1280). Solusi saat itu coba menggunakan printer pinjeman dari Supplier (Epson, 6 warna, lupa serinya apa), tetapi ini juga jadi masalah tambahan, karena sifat dari 6 tinta itu sendiri, yang terdiri dari Cyan, Magenta, Yellow, Black, Light Cyan dan Light Yellow, yang secara profile warna lebih cerah dari outputnya printer HP Deskjet series, sehingga untuk pembuatan mockup, suka ada permasalahan proof printnya. Belum bila ada paper jam disaat sudah setengah jalan atau mati lampu disaat sedang print, yang otomatis, sudah banyak tinta terbuang.
Mungkin hal ini tidak menjadi masalah besar, bila dikantor anda, output yang dihasilkan hanya berupa teks BW, cara yang saya lakukan adalah melakukan pengecekan page counter dari printer itu sendiri perharinya dan dibandingkan dengan folder master print (Kami membuat sebuah prosedur, dimana setiap User yang akan melakukan print, harus menyalin dokumen tersebut kedalam suatu folder), bila ada perbedaan yang tidak besar, saya asumsikan itu masih dalam batas normal (ada laporan pemakaian perhari berbanding dengan file yang ada di folder master print)
Bila bicara alat atau mesin yang bisa men-support penuh hal itu, sampai saat ini saya belum menemukan solusinya. Apalagi, bila output yang dihasilkan adalah colourful, yang setahu saya tidak bisa dipastikan cost per papernya. Hal yang bisa saya lakukan adalah, mengajukan pendapat pribadi ke pihak pimpinan, bahwa solusi terbaik hanya bersifat anjuran untuk save energi, tinta dan paper, kemudian dibuat sistem budgeting untuk kebutuhan printer, selama pengeluaran untuk printer belum melewati budget, itu adalah hal normal, dan bila melewati budget, kelebihan itu akan diambil/ memotong budget dari semua divisi, dimana over budget ini akan menjadi nilai negatif untuk KPI (Key Perfoma Indicator) dari masing divisi. Goalnya, bila nilai KPI bagus akan berimbas kepada bonus/reward, maka semua karyawan yang ada akan berusaha mengkoreksi pemakaian masing2 dan konsisten dalam menjalankan slogan save energy, ink & paper.
Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat.
Rgds,
Maul
----- Original Message -----
From: Larry B
To: ITCENTER@yahoogroup
Sent: Wednesday, March 03, 2010 9:12 AM
Subject: [ITCENTER] pemakaian printer per user
Dear all
mau tanya donk gimana cara mengetahui pemakaian printer per user atau mungkin ketika print harus masukin user id tertentu dan akhir bulan bisa kelihatan total pemakaian printer nya dari user tersebut.
Apakah ini harus dengan seri tertentu atau bisa di apliaksikan ke berbagai type printer
trims
larry
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia
Gabung, Keluar, Mode Kirim : itcenter-help@yahoogroups.com
Comment Form